Pages

Selasa, 04 Oktober 2016

Prosedur Pengukuran Magnet Bumi

Untuk mengetahui nilai-nilai komponen magnet seperti (H, Z, X, dan Y), perlu dilakukan pengukuran terhadap deklinasi, inklinasi dan total intensitas magnet. 

Prosedur Pengukuran Titik Tetap

1.    Melevelkan teodolit dengan menggunakan/memutarkan sekrup leveling sampai water pass berada di tengah-tengah.
2.    Tempatkan posisi vertical circle di kanan telescope dan arahkan ke titik tetap.
3.    Presisikan pelurus benang baca pada titik tetap.
4.    Catat pembacaan skala horizon pada formulir pengamatan.
5.    Putar teodolit 180o sehingga vertical circle ada di posisi kiri telescope dan arahkan ke titik tetap.
6.     Presisikan pelurus benang baca pada titik tetap.
7.    Catat pembacaan skala horizontal pada formulir pengamatan.

Prosedur Pengukuran Deklinasi dan Inklinasi

     1.    Melevelkan alat dengan memutar sekrup level (satu atau dua sekrup yang diputar), semua sekrup harus dilevelkan.
     2.     Menghubungkan kabel sensor dangan digital fluxgate magnetometer.

Mengukur Deklinasi

1.    Setelah terhubung, ratakan sensor sampai posisi skala vertical 90o00’00”, kemudian kunci skala vertikalnya.
     2.    Mengarahkan teleskop ke Barat dan sensor di atas (komponen West-Up).
     3.    Membuka klem skala horizontal kemudian memutar theodolit sampai penunjukkan pada digital fluxgate menunjukkan angka 0.000 atau 0.001 nT.
     4.    Membaca nilai yang terdapat pada skala horizontal dan mencatat waktu pembacaan.
     5.    Membuka klem skala vertical, kemudian teleskop diarahkan ke Timur dengan posisi sensor di bawah (komponen East-Down).
     6.    Meratakan posisi sensor sampai skala vertical menunjukkan angka 270o00’00”.
7.    Membuka klem skala horizontal kemudian memutar theodolit secara horizontal sampai nilai pada digital fluxgate magnetometer menunjukkan angka 0.000 atau 0.001 nT.
8.    Membaca nilai pada skala horizontal dan mencata waktu pembacaan.
9.    Melakukan langkah yang sama (langkah 5 – 7) untuk komponen West-Down (teleskop diarahkan ke Barat dengan posisi sensor di bawah).
10.  Membuka kembali klem skala vertical dan mengarahkan teleskop  ke arah Timur dengan posisi sensor di atas (komponen East-Up), kemudian melevelkan sensor dengan skala vertical menunjukkan 90o00’00”.
11.  Membuka klem skala horizontal kemudian memutar theodolit sehingga angka pada digital fluxgate magnetometer menunjukkan angka 0.000 atau 0.001 nT.
12.  Membaca skala horizontal dan memcatat waktu pembacaannya.
13.  Menghitung rata-rata hasil pengukuran (digunakan pada pengukuran inklinasi)

Mengukur Inklinasi

     1.    Membuka klem skala horizontal, kemudian mengarahkan teleskop ke Utara dengan posisi sensor di atas (komponen North-Up). Nilai pada skala horizontal diposisikan pada nilai rata-rata dikurangi 90o00’00”.
     2.    Membuka klem skala vertical kemudian memutar teleskop secara vertikal sampai nilai pada digital fluxgate magnetometer menunjukkan angka 0.000 atau 0.001 nT.
3.    Membaca nilai pada skala vertical dan mencatat waktu pembacaan.
4.    Lakukan langkah yang sama (langkah 1 - 3) untuk komponen South-Down (teleskop ke arah Selatan dan posisi sensor di bawah).
5.    Membuka kembali klem skala horizontal teleskop diarahkan ke Utara dengan posisi sensor di bawah (komponen North-down) dan skala horizontal diposisikan pada nilai rata-rata ditambah 180o00’00”.
6.    Membuka skala vertical, kemudian memutar teleskop secara vertikal sampai nilai pada digital fluxgate magnetometer menunjukkan angka 0.000 atau 0.001 nT.
7.    Membaca nilai pada skala vertical dan mencatat waktu pembacaan.
8.    Melakukan langkah yang sama (langkah 5 - 7) untuk komponen South-Up (teleskop ke arah Selatan dan posisi sensor di atas).

Prosedur Pengukuran Total Intensitas

            Pengukuran total intensitas (total force reading) dengan proton magnetometer dilakukan dua kali yaitu sebelum dan sesudah pengukuran deklinasi-inklinasi, dan pembacaan nilai pengukuran sebanyak 8 kali. Nilai total intensitas (F) merupakan rata-rata dari hasil pengukuran.
Adapun prosedur pengukurannya yaitu :

1.         Menempatkan proton pada titik pengukuran.
2.         Mengarahkan sensor ke arah Utara (sesuai dengan arah medan magnet).
3.         Menghubungkan konsul dengan sensor (posisi agak jauh).
4.         Menyesuaikan turning/auto turning sensor ke harga magnet lokal.
5.        Menekan tombol star untuk mendapatkan nilai pengukuran dan menunggu hingga perubahan nilai stabil.

Ketika perubahan nilai mulai stabil, catat nilai pengukuran sebanyak 8 kali disertai pencatatan waktu mulai serta berakhirnya pembacaan.

Minggu, 03 Januari 2016

VERB CASE Bahasa Polish

Untuk belajar Verb Case di bahasa Polish itu lebih mudah lho :D karena ngga ada perfect atau continous :D :D

Jadi intinya ada 3 verb di Polish, yaitu :
1. Past tense
2. Present tense
3. Future tense

Tapi kalau di polish itu Verb-nya ada 2 arti, misalnya "makan"

      jesc                  ||        zjesc
lagi makan             || selesai makan

      pic                    ||       wypic
lagi minum nich    ||   selesai minum gua :D

Dan masih banyak lagi temen-temennya, bahkan "pergi" aja ada banyak,
       isc   >> lagi pergi jalan kaki, 1x
      pojsc >> udah pergi jalan kaki, 1x
   
    jechac >> lagi pergi pake kendaraan, 1x
  pojechac>> udah pergi pake kendaraan, 1x

chodzic >> pergi jalan kaki, berkali-kali
pochodzic >> pergi jalan kaki, berkali-kali

jezdzic >> pergi pakai kendaraan,berkali-kali

PAST TENSE
Aku buatin gambar-gambar ringkesan biar lebih ngerti :D :D :D

Aku(cewek) dulu membaca. >> Ja cytalam.
Aku(cowok) dulu membaca. >> Ja cytalem.

PRESENT TENSE
Perubahan present tense ini macem-macem, ada yang ditambah am, em atau e' (eng) , a' (ang)
dan perubahan ini berdasarkan feeling :D
Misalnya :
Base verb nya
lubic (suka), nanti dy berubah jadi lubie' kalau subjeknya aku.
cytac (membaca), nanti dy berubah jadi cytam kalau subjeknya aku.

FUTURE TENSE
Aku besok membaca >> Ja jutro bede czytac
Kamu besok membaca >> Ty jutro bedziesz czytac
Kita besok dah selesai membaca >> My jutro bedziemy przyczytac

Oce sekian dulu yaa
besok-besok aku nulis lagi :D :D

Belajar Bahasa Polish : Celownik

Kali ini aku mau nulis tentang noun case Celownik.
Sebelumnya kita review dulu apa aja Noun Case itu?
Jadi ada 6 kasus perubahan noun di bahasa Polish, yaitu :
1. Mianownik
2. Biernik
3. Dopelniacz
4. Nardzednik
5. Miejnownik
6. Celownik

next page