Kamis, 06 Oktober 2016

Hubungan Frekuensi Dominan dan Jenis Batuan

Frekuensi  dominan memiliki keterkaitan yang sangat dekat dengan kekerasan lapisan batuan.  Nilai frekuensi dominan dapat ditentukan dari setiap titik pengukuran. Frekuensi dominan yang tinggi menunjukkan lapisan tersebut tersusun dari batuan keras (batuan dasar) dan sebaliknya frekuensi dominan yang rendah menunjukkan lapisan tersebut tersusun dari batuan lunak (sedimen). Hal tersebut dikarenakan adanya hubungan antara frekuensi dominan, periode gelombang  dengan ketebalan  sedimen lunak. 
Frekuensi dominan berbanding terbalik dengan periode gelombang yang melalui lapisan sedimen, yaitu jika frekuensi  dominan tinggi maka periode gelombang yang melalui suatu lapisan sedimen rendah, dan jika periode gelombang tersebut terdeteksi oleh alat pengukur mikrotremor bernilai tinggi  maka hal tersebut disebabkan tebalnya sedimen pada singkapan batuan dasar. Berarti bahwa gelombang yang datang dan melalui lapisan sedimen tersebut terperangkap dalam lapisan sedimennya dalam waktu yang lama. Sedimen yang lunak tersebut memiliki ketebalan yang tinggi, karena gelombang yang melaluinya dapat terperangkap lebih lama atau teredam sesuai dengan karakteristik suatu fluida tersebut, kental atau tebal, maka gelombang yang datang melaluinya akan lama dan frekuensinya rendah, sebaliknya jika suatu fluida tersebut tidak kental atau kekentalannya kurang bahkan rigid (cair) maka gelombang yang melaluinya akan berlalu begitu saja karena tidak butuh waktu lama untuk dapat terperangkap di dalamnya sehingga frekuensinya pun tinggi dan cepat. 
Daerah yang memiliki frekuensi dominan rendah umumnya memiliki kerentanan untuk mengalami kerusakan wilayah yang tinggi jika terlanda gempabumi. Hal ini dikarenakan frekuensi  dominan berbanding terbalik dengan nilai penguatan goncangan/amplifikasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, jika gempabumi terjadi di daerah yang memiliki jenis batuan lunak maka kerusakan akan parah, sedangkan jika terjadi di batuan yang keras maka kerusakan akan kecil. 

0 komentar:

Posting Komentar

next page