Minggu, 12 Januari 2014

Metode Relokasi

Metode Relokasi
By : Angga Vertika Diansari

Kita sering mendapati bahwa saat gempabumi terjadi, maka release posisi episenter dan hiposenter yang dikeluarkan oleh beberapa badan seismologi dunia kadang berbeda-beda. 
Hal ini dikarenakan dua hal, yaitu :
1.Epicenter bukan merupakan suatu titik, melainkan bidang, sehingga posisi epicenter mainshock tidak hanya    berada pada satu titik tetap
2.Posisi epicenter yang sebenarnya itu sebenarnya terletak pada suatu ellips error, sehingga diperlukan suatu    relokasi agar paling tidak posisinya mencerminkan posisi epicenter yang sebenarnya.

Secara umum, ada 2 macam metode relokasi, yaitu :
1.Metode lokasi mutlak, terdiri atas 2 metode :
   a.Grid search (pencarian kisi-kisi)
   b.Geiger/Iteratif (hitung ulang)
2.Metode lokasi relative
   a.MET (Master Event Technique)
   b.MJHD(Modified Joint Hypocenter Determination)
   c.HypoDD

(to be continued)

0 komentar:

Posting Komentar

next page