Rabu, 08 Oktober 2014

Praktek Peringatan Dini Tsunami

Pada intinya, sistem Ina-TEWS itu terbagi atas 5 bagian, yaitu :
1) Seiscomp3
2) DSS
3) Focal Mechanism
4) Diseminasi
5) Tide Gauge

Keterangan :

1) Seiscomp3 
Nah, di sini kita dapat menentukan parameter-parameter gempabumi. Dari parameter-parameter gempabumi tersebut kita bisa nentuin apakah gempabumi tersebut akan nimbulin tsunami atau enggak.

Seiscomp3 ini ada beberapa layar, yaitu :
a. Map View >> nunjukin kondisi stasiun
b. Trace View >> nunjukin sinyal-sinyal stasiun
c. Origin View >> ini buat analisanya, nanti di sini kita bisa pick gelombang P, S 
d. Summary View >> ini nunjukin parameter hasi analisa, baik analisa yang otomatis maupun manual
Kriteria analisa manual yang bagus itu kalau RMS<2, Az<100, Lat,long +- 5 km

2) DSS
DSS ini berfungsi membantu operasional memutuskan warning.
DSS ini berisi tsunami database, di sini nanti kita bisa tahu bagaimana skenario permodelan jika tsunami terjadi.

Ada 3 database yang dipake, yaitu :
a. TsunAWI
>> database tsunami di sekitar Sunda trench (Sumatra Jawa aja) >> offline
b. Easywave
>> online simulation, realtime (seluruh Indonesia)
c. TOAST (Tsunami Observation And Simulation Terminant)
>> online simulator (seluruh dunia)

Di DSS ini ada layar-layar komputernya, biasanya disebut perspektif, jumlahnya ada 4 ::
a. Situation Perspektif
>> menggambarkan situasi realtime setelah gempa terjadi (terlihat timeline waktu yang berjalan)

b. Observation Perspektif
>> menampilkan sensor untuk melihat diagram sbg modelling
>> menampilkan GPS untuk membantu mengetahui pergerakan lempeng kalo ada gempa
>> di sini ada banyak banget macam-macam skenario, lalu tugas operator adalah menentuan skenario yang cocok untuk kejadian gempa yang bersangkutan (operator nentuin ETA (Estimasi Tsunami Arrival) dan EWH(Estimation Wave High))

c. Decision Perspektif
>> Di sini operator memutuskan daerah-daerah mana yang memiliki warning awas, waspada, atau siaga.
Masing ingat dengan level-level tersebut?
Siaga >> run up tsunami kurang dari 0.5m
Waspada >> run up tsunami 0.5 -- 3 m
Awas >> trun up tsunami lebih dari 3 m

d. Product Perspectif
>> Berisi tentang produk dari DSS, berupa :
a. Long message >> dalm bahasa Indo dan Inggris
b. SMS >> dalam bahasa Indo dan Inggris
c. Map
>> Nantinya dari product perspective ini akan diteruskan ke Diseminasi

3) Focal Mechanism
>> Penentuan focal mechanism ini menggunakan SWIFT
>> Penentuan focal mechanism ini menggunakan waveform stasiun2 pencatat

4) Diseminasi
>> Disemasi merupakan penyebarluasan buletin (berita gempabumi maupun tsunami)
Ada beberapa cara menyebarluaskan berita tersebut, seperti :
a. SMS >> harus mendaftar dulu
b. Fax
c. GTS (Global Telecomunication System)
d. WRS (Warning Receiver System)
e. Email
f. Web

>> Ada 4 macam buletin, yaitu :
a. PD 1 >> sebelum 5 menit >> Gempabumi dan/atau Tsunami
b. PD 2 >> sebelum 10 menit >> Pemutakhiran PD Tsunami >> update info gempabumi dan tsunami arrival
c. PD 3 >> update setelah ada data tide gauge
d. PD 4 >> Pengakhiran PD tsunami

5) Tide Gauge
>> menunjukkan informasi tinggi permukaan laut
>> informasi ini didapat dari 3 sumber, yaitu :
a. IOC >> online
b. Bakosurtanal >> online
c. Tide tool >> offline

0 komentar:

Posting Komentar

next page